Sabtu, 13 Desember 2008

Kalau Gagal Bagaimana?


  • Hindari kegagalan dengan mempelajari kegagalan orang lain.
  • Mulailah usaha dari yang kecil, sehingga apabila gagal, nilai kerugian yang ditanggung tidak terlalu besar.
  • Bangun mental tahan banting dengan bangkit dari setiap kegagalan yang terjadi, dari kecil hingga besar. Gagal bagi seorang pengusaha adalah pelajaran yang paling berharga.
  • Cara paling efektif untuk menghindari gagal adalah kegagalan itu sendiri (?).

Diambil dari bahan presentasi Bisnis manajemen WarnetGua Group.

Kamis, 11 Desember 2008

Tahapan Bisnis Itu Ibarat Sekolah


TK :
Mengumpulkan ilmu bisnis, semangat dan memulai berjualan hal-hal yang kecil (membiasakan diri dengan kondisi berjualan, mengenal berbagai karakter pelanggan, dan sebagainya.

SD :
Berjualan hal-hal yang kecil, tetapi sekarang mulai mencari produk dengan harga rendah dan berusaha mencari pembeli yang membeli dengan harga tinggi.

SMP :
Mulai mencari bisnis yang cocok, tugas penjualan sehari-hari diserahkan kepada orang lain. Kini lebih fokus mencari cara-cara untuk meningkatkan penjualan, inovasi,dan lain-lain.

SMA :
Mengembangkan usaha dengan membuka cabang, mencari investor.

S 1 :
Bisnis sudah dapat digandakan dalam skala besar, cara-cara berbisnis sudah dibakukan. Pengembangan franchise atau kerjasama investasi sudah menjadi pekerjaan sehari-hari. Membuat Badan Hukum Usaha.

S2 :
Perusahaan Go Public, yang nantinya akan dapat meningkatkan value perusahaan menjadi berlipat-lipat.

Diambil dari bahan presentasi bisnis Manajemen WarnetGua Group.